Be Productive Muslim during Ramadhan

ramadhan funny picsBentar lagi puasa ya 😀 , buat teman teman muslim yang akan melakukan ibadah puasa sebentar lagi yuk mulai dari sekarang kita bersihkan diri dan menjadi muslim yang lebih baik lagi. Puasa bukan berarti kita harus meninggalkan aktifitas sehari-hari yang biasa kita jalankan. Bagaimana agar kita tetap fit dan selalu berfikir positif pada waktu ramadhan nanti? Berikut mungkin ada beberapa tips yang bisa menjadikan kita selalu tetap produktif dan berfikiran positif saar Ramadhan nanti.

1. Makan Sahur dan Stay Positive


Menurut Dr. Maza Sahur itu adalah sunnah. Sekalipun ia tidak diwajibkan, namun amat-amat digalakkan. Bahkan ia dijadikan pembeda antara sahur muslim dan sahur Yahudi. Sabda Nabi s.a.w:

“Pembeda antara puasa kita dan puasa Ahli Kitab adalah makan sahur”. (Riwayat Muslim).

Maka, kita berpuasa kerana ingin mengabdikan diri kepada Allah dan kita berlomba-lomba melakukan perkara yang disukai Allah pada bulan Ramadan ini, maka ikutilah sunnah Nabi s.a.w termasuk dalam bersahur. Besarnya rahmat Allah, sehingga seseorang yang bangun bersahur agar dia bertenaga esok harinya ketika berpuasa, dihitung sebagai ibadah yang diberi ganjaran.

Untuk itu bersahurlah bila bisa agar kesehatan tubuh tetap terjaga, dan kita tetap bisa beraktifitas seperti biasa pada siang harinya.

2. Recharge your battery with shalat


Tahukan kamu jika sholat bisa menambah tenaga kamu yang hampir habis? Jadi sholatlah tepat pada waktunya agar batere dalam tubuh yang hampir habis bisa terisi kembali.

Anda masih ingat hukum kekekalan energi? energi tidak akan hilang, tetapi ia hanya berubah bentuk. Iman melahirkan sebuah keinginan untuk berbakti kepada Allah, dan keinginan adalah sebuah energi atau dorongan.Terkadang keinginan batin itu tidak diakomidir lingkungan, maka yang terjadi adalah seorang akan merasa kecewa akibat ketidak seimbangan antara keinginan dan kenyataan. Sholat adalah salah satu mekanisme untuk menampung dorongan tersebut. Seseorang akan memperoleh keseimbangan antara dorongan keinginan dan kenyataan lewat mekanisme sholat, karena sholat menampung dorongan energi yang tinggi—– dari seseorang yang berjuang sebagai Khalifah, sebagai wakil Allah yang bertugas memakmurkan bumi. Selain untuk menyelaraskan hati, pikiran, dan kenyataan hidup, sholat juga sebuah mekanisme yang dapat menambah energi baru, yang terakumulasi menjadi kumpulan dorongan untuk segera berbuat nyata sebagai aplikasi pemikiran dalam realita. Energi itu akan berubah menjadi perjuangan nyata dalam menjalankan misi sebagai rahmattan lil’alamin. Sholat akan menghasilkan sumber daya manusia yang diilhami” cahaya Allah” yang berperan untuk memakmurkan bumi. Disinilah letak keseimbangan hidup yang sesungguhnya, keseimbangan antara hati dan pikiran, keseimbangan antara pikiran dan tindakan.Keseimbangan itu tidak bersipat statis seperti garis yang mendatar, tetapi seperti garis yang mengarah ke atas, karena kegiatan sholat itu sendiri akan meningkatkan dorongan dan eneri dari waktu kewaktu.

“Bila selesai sholat, memencarlah kamu dimuka bumi. Carilah karunia Allah. IngatlahAllah banyak-banyak, supaya kamu mencapai kejayaan.” Qs Al-Jumu’ah

3. Energize your weekend


Malam minggu biasanya kemana? nonton? nyantai di rumah? apel ke rumah pacar? cobalah untuk bulan puasa ini kita lakukan yang berbeda. Misalnya mengunjungi anak yatim, melakukan kegiatan social, mengikuti kegiatan amal, membantu korban bencana alam, apa lagi? banyak 😀 . Sebetulnya alangkah baiknya jika itu tidak dilakukan pada saat bulan puasa saja, tapi lakukan kapan saja jika ada waktu luang. Tapi apa salahnya jika kita mulai bulan puasa ini. Yuuk beramal.

4. Puasa bukan kontes makan, Berbukalah secukupnya 😀


Menyegerakan berbuka puasa ketika tiba waktunya atau disebut ta’jil al-Iftar adalah salah satu adab adab berbuka puasa yang diriwayatkan salah satu hadis yang berbunyi

“Manusia sentiasa dalam kebaikan selagi mereka menyegerakan berbuka puasa.” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

Maka dari itu segeralah membatalkan puasamy jika adzan magrib sudah dikumandangkan. Adapun pada saat membatalkan puasa ini pun di sunahkan untuk tidak makan besar secara langsung, tapi cukup dibatalkan dengan meminum air dan memakan buah korma misalnya.

“Bahawa Rasulullah s.a.w. berbuka puasa dengan beberapa biji rutab sebelum bersolat. Sekiranya tiada rutab, maka dengan beberapa biji tamar, dan sekiranya tiada tamar, maka Baginda minum beberapa teguk air.” (Riwayat Imam Ahamd dan Tirmizi)

Rutab ialah buah kurma yang telah masak sebelum menjadi tamar kering, ia lembut dan manis. Adapun tamar ialah buah kurma yang sudah kering. (lihat: al-Mu’jam al-Wasit 1/88). (Dr. Maza)

Semoga kita bisa menjalankan ibadah puasa kali ini dengan khusuk, dan semoga kita tetap bisa menjadi muslim yang produktif. Amin

tags :ramadhan,terjadi ketidakseimbangan antara keinginan dengan kenyataan disebut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *